Wanita Berpeluang Melahirkan Bayi Kembar karena pengaruh makanan

Selasa, 22 Maret 2011

Ternyata wanita berpeluang melahirkan bayi kembar salah satunya adalah pengaruh dari makanannya, saya dapatkan artikel ini dari salah seorang teman saya yang menjadi dosen di sebuah Akademi Kebidanan di kota saya, sebut saja namanya Ummi Kulsum, S.SiT ( nama sebenarnya ) MySpace
 Seorang ahli kebidanan yang terkenal karena perhatian dan penelitiannya terhadap
kehamilan yang melahirkan anak-anak kembar telah menemukan bahwa  perubahan jenis makanan dapat
mempengaruhi peluang wanita untuk melahirkan anak-anak kembar,  dan  kemungkinan paling besarnya ditentukan oleh
gabungan  jenis makanan dan keturunan.

Mekanisme Persalinan Normal

Jumat, 25 Februari 2011

Persalinan kala II dimulai dengan pembukaan lengkap dari serviks (10 cm) dan berakhir dengan lahirnya bayi.

Tanda-tanda persalinan sudah dekat adalah :
a. Ibu merasa ingin meneran bersamaan dengan terjadinya kontraksi
b. Perineum menonjol
c. Ibu kemungkinan merasa ingin BAB
d. Vulva vagina dan spinchter anus membuka
e. Jumlah pengeluaran lendir dan darah meningkat

Mekanisme persalinan merupakan gerakan janin yang mengakomodasikan diri terhadap panggul ibu. Hal ini sangat penting untuk kelahiran melalui vagina oleh karena janin itu harus menyesuaikan diri dengan ruangan yang tersedia di dalam panggul. Diameter-diameter yang besar dari janin harus menyesuaikan dengan diameter yang paling besar dari panggul ibu agar janin bisa masuk melalui panggul untuk dilahirkan.


LATIHAN DAN SENAM NIFAS

Kamis, 24 Februari 2011

Tujuan latihan pascamelahirkan :
 Mengurangi rasa sakit pada otot
 Memperbaiki peredaran darah
 Mengencangkan otot-otot perut dan perineum
 Melancarkan pengeluaran lokia
 Mempercepat involusi
 Menghindarkan kelainan
 Mempercepat penyembuhan

Latihan yang dilakukan pascapersalinan normal meliputi :
 Berbaring telentang, kedua lutut ditekuk. Letakkan kedua belah tangan pada perut di bawah tulang iga. Tarik nafas perlahan dan dalam melalui hidung, keluarkan melalui mulut sambil mengencangkan dinding perut untuk membantu mengosongkan paru.

PERDARAHAN POST PARTUM

Kamis, 25 November 2010

A. PENGERTIAN
Adalah kehilangan darah 500 cc atau lebih dari jalan lahir setelah bayi lahir.
1. Perdarahan post partum primer
Adalah semua perdarahan dalam 24 jam setelah persalinan.
2. Perdarahan post partum sekunder
Adalah perdarahan antara 24 jam sampai 6 minggu setelah persalinan.
Ditandai :
o Adanya perdarahan dari jalan lahir melebihi lokhea biasa setelah 24 jam persalinan dan selama 6 minggu pasca salin.
o Uterus tidak mengecil seperti biasanya.

“PENYAKIT YANG MENYERTAI PADA IBU DALAM MASA KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS”

Rabu, 24 November 2010

A. Penyakit yang Menyertai Kehamilan dan Persalinan
1. Tuberkulosis Paru
Kehamilan tidak banyak memberikan pengaruh terhadap cepatnya perjalanan penyakit ini, banyak penderita tidak mengeluh sama sekali. Keluhan yang sering ditemukan adalah batuk-batuk yang lama, badan terasa lemah, nafsu makan berkurang, BB menurun, kadang-kadang ada batuk darah, dan sakit di dada. Pada pemeriksaan fisik mungkin didapatkan adanya ronkhi basal, suara caverne atau pleural effusion. Penyakit ini mungkin bentuknya aktif atau kronik, dan mungkin pula tertutup atau terbuka.
Pada penderita yang dicurigai menderita TBC Paru sebaiknya dilakukan pemeriksaan tuberkulosa tes kulit dengan PPD (puirified protein derivate) 5u, bila hasil positif dilanjutkan dengan pemeriksaan foto dada. Perlu diperhatikan dan dilindungi janin dari pengaruh sinar X, pada penderita TBC Paru aktif perlu dilakukan pemeriksaan sputum BTA untuk membuat diagnosis secara pasti sekaligus untuk tes kepekaan / uji sensitivitas. Pada janin dengan ibu TBC Paru jarang dijumpai TBC congenital, janin baru tertular penyakit setelah lahir, karena dirawat atau disusui ibunya.

Deteksi Dini Komplikasi Pada Masa Nifas dan Penanganannya

Minggu, 24 Oktober 2010

1. PERDARAHAN PERVAGINAM
Perdarahan pervaginam yang melebihi 500 ml setelah bersalin didefenisikan sebagai perdarahan pasca persalinan. Terdapat beberapa masalah mengenai defenisi ini :
a. Perkiraan kehilangan darah biasanya tidak sebanyak yang sebenarnya, kadang-kadang hanya setengah dari biasanya. Darah tersebut bercampur dengan cairan amnion atau dengan urine, darah juga tersebar pada spon, handuk dan kain di dalam ember dan di lantai.
b. Volume darah yang hilang juga bervariasi akibatnya sesuai dengan kadar haemoglobin ibu. Seorang ibu dengan kadar Hb normal akan dapat menyesuaikan diri terhadap kehilangan darah yang akan berakibat fatal pada anemia. Seorang ibu yang sehat dan tidak anemia pun dapat mengalami akibat fatal dari kehilangan darah.

Kebutuhan Dasar Ibu Masa Nifas

 NUTRISI DAN CAIRAN
Tidak ada kontra indikasi dalam pemberian nutrisi setelah persalinan. Ibu harus mendapat nutrisi yang lengkap dengan tambahan kalori sejak sebelum hamil (200-500 kal) yang akan mempercepat pemulihan kesehatan dan kekuatan, meningkatkan kualitas dan kuantitasASI serta mencegah terjadinya infeksi. Asupan kalori perharinya ditingkatkan sampai 2700 kalori. Asupan cairan ditingkatkan sampai 3000 ml. Sedangkan asupan suplemen zat besi dapat diberikan selama 4 minggu pertama setelah kelahiran.
Kebutuhann gizi yang perlu diperhatikan ibu nifas adalah :

Perubahan Fisiologis Masa Nifas

 PERUBAHAN PADA SISTEM REPRODUKSI
INVOLUSI UTERUS
involusi uterus adalah kembalinya uterus kepada keadaan sebelum hamil, baik dalam bentuk maupun posisi. Selain uterus, vagina, ligamen uterus, otot dasar panggul juga kembali ke keadaan sebelum hamil. Bila ligamen uterus dan otot dasar panggul tidak kembali ke keadaan sebelum hamil, kemungkinan terjadinya prolaps uteri makin besar. Selama proses involusi, uterus menipis dan mengeluarkan lokia yang diganti dengan endometrium baru. Setelah kelahiran bayi dan plasenta terlepas, otot uterus berkontraksi sehingga sirkulasi darah yang menuju uterus berhenti dan ini disebut iskemia.

Respon Orang Tua Terhadap Bayi Baru Lahir (BBL)

A. Respon orang tua terhadap bayi baru lahir
1. Bounding attachment
Pengertian bounding attachment menurut beberapa ahli, antara lain :
 Interaksi orang tua dan bayi secara nyata baik fisik, emosi dan sensori pada menit-menit dan jam-jam pertama segera setelah bayi lahir (Klause dan Kennel, 1983)
 Bounding menurut Nelson (1986) adalah dimulainya interaksi emosi sensorik fisik antara orang tua dan bayi segera setelah lahir.
 Attachment menurut Nelson (1986) adalah ikatan yang terjalin di antara individu meliputi pencurahan perhatian, hubungan emosi dan fisik yang akrab.
 Menurut Bennet dan Brown(1999) pengertian bounding adalah terjadi hubungan orang tua dan bayi sejak awal kehidupan, sedangkan attachment adalah pencurahan kasih sayang di antara individu.

Mendiagnosa Kehamilan

1. Tanda – tanda kehamilan
a. Tanda pasti
 Gerakan janin dalam rahim
1) Terlihat atau teraba gerakan janin
2) Teraba bagian – bagian janin
 Denyut jantung janin
1) Didengar dengan stetoskop laenec, alat kardio otografi, alat Doppler,
2) Dilihat dengan ultrasonografi
3) Pemeriksaan dengan alat canggih, yaitu rontgent untuk melihat kerangka janin, ultrasonografi
b. Tanda tidak pasti
 Rahim membesar sesuai dengan tuanya hamil
 Pada pemeriksaan dalam dijumpai

Prev